Friday, March 14, 2014

Misteri Suku Sentinel Yang Mengasingkan Diri

Apakah sobat Penghuni 60 termasuk penggemar film Transformers? Jika iya, pasti sobat masih ingat dengan sosok robot jahat yang dengan begitu ganasnya mengkhianati kaumnya sendiri. Robot itu bernama "Sentinel". Kata sentinel memang kerapkali ditemukan pada film-film fiksi ataupun cerita-cerita dokumenter.

Rupanya, kata sentinel sendiri memiliki hubungan yang erat dengan suatu kehidupan kelompok suku pedalaman yang lebih memilih mengasingkan diri mereka dari dunia luar. Suku ini pun bernama Suku Sentinel. Suku sentinel ini sudah terkenal di dunia dikarenakan kehidupan mereka yang masih jauh dari kata modern. Mereka lebih menyukai hidup yang mengandalkan alam, serta tidak memiliki keinginan untuk berbaur dengan masyarakat luar. Entah mengapa mereka lebih menyukai pengasingan diri mereka itu hingga ribuan tahun lamanya.

Misteri Suku Sentinel Yang Mengasingkan Diri

Suku Sentinel diketahui tidak mengenakan pakaian seperti umumnya. Mereka lebih mengandalkan dedaunan, serta hiasan-hiasan yang terbuat dari tanaman yang merambat. Mereka juga tidak melakukan cocok tanam, sebagian besar hanya mengandalkan apa pun yang diperoleh dari alam. Bahkan alat dan senjata pun terbuat dari batu serta tulang hewan. Jika memang ada logam, itu pun mereka manfaatkan dari kepingan logam yang tidak sengaja terdampar di pantai mereka.

Sentinel Prime
Sentinel Prime di Transformers 3 | Numpang mejeng

Suku Sentinel itu bisa ditemui di kepulauan Andaman, mereka sudah lama mendiami kepulauan itu. Kepulauan Andaman posisinya ada di antara Pulau Sumatera dan India. Kepulauan Andaman ini sempat menarik perhatian seorang sinematografer yang bernama Jack Johnson. Beliau pernah membuat film tentang kepulauan ini.

Pulau Andaman

Berkat film yang dibuat Jack Johnson inilah hingga banyak para wisatawan yang tertarik ingin mengunjungi kepulauan Andaman ini, khususnya bagi mereka yang peselancar. Di kepulauan yang memiliki 5 etnis tersebut, salah satunya masih misteri. Satu etnis misteri itulah yang bernama Sentinel, mereka memilih mengasingkan diri serta menolak kedatangan orang-orang asing ke pulau mereka. Bagi orang asing yang coba-coba memasuki kawasan tersebut dipastikan akan mendapat serangan yang tak terduga dari suku ini.

Dalam dokumen Arab dan Persia ratusan tahun yang silam juga melaporkan mengenai keberadaan penghuni  pulau Andaman ini. Katanya penghuni yang ada di pulau tersebut merupakan suku-suku yang terkenal ganas. Para penjelajah asal India dan Eropa pun enggan untuk mendekati suku-suku itu. Dan seorang Marco Polo yang terkenal sekalipun juga menuliskan pendapatnya, bahwa suku tersebut merupakan yang paling kejam dan sepertinya doyan memakan orang yang ditangkapnya.

Berbagai usaha kontak sudah banyak yang melakukan, namun tanggapan serupa pun selalu didapatkan. Mereka tetap tidak menerima orang asing mengunjungi pulau mereka. Bahkan tidak jarang mereka harus melepaskan tombak dan anak panah untuk sekedar mengusir orang yang ingin berkunjung ke pulau mereka.

sentinel
Kapal nelayan yang direbut suku Sentinel

sentinel
Suku Sentinel menodongkan senjata untuk mengusir helikopter

Akhirnya, hingga detik ini sudah tidak lagi dilakukan upaya untuk masuk ke pulau itu. Bahkan, jalur untuk masuk ke pulau itu pun kini sangat dilarang keras, untuk menghindari jatuhnya korban jiwa lagi. Pernah kejadian ada dua nelayan yang nyasar ke pulau itu justru berakhir tewas.

Misteri Suku Sentinel Yang Mengasingkan Diri

Disebabkan tidak adanya pengamatan yang dilakukan secara langsung, maka pengetahaun tentang pulau ini pun masih sedikit. Diperkirakan populasi pulau Sentinel Utara tersebut hanya berkisar 250 orang saja. Meskipun bencana tsunami tahun 2004 itu melanda kepulauan Sentinel, anehnya mereka tetap selamat tidak ada yang cedera satupun.
Hidup memanglah pilihan, seperti Suku Sentinel yang sudah memilih hidup mereka untuk jauh dari dunia luar.
Tapi, apakah tidak lebih baik jika kita saling membaur??




Signp60


No comments:

Post a Comment