Saturday, March 15, 2014

Dawn, Misi Angkasa Menjelajah Ke Masa Lalu

Dawn, Misi Angkasa Menjelajah Ke Masa Lalu

Semakin gencarnya, para ilmuwan yang terus berusaha mengutak-atik “waktu” dengan berbagai penemuan yang mereka pikir bisa menjadi sebuah jalan untuk kita menembus dimensi ruang dan waktu, seperti layaknya mesin waktu terus dikembangkan. Catat saja, bahwa tanggal istimewa 7-7-7 sekitar tujuh tahun yang lalu, sebuah misi NASA untuk menembus masa lalu rencananya akan diluncurkan. Namun sayangnya misi tersebut melenceng dari tanggal 7 Juli yang direncanakan. Tanggal tersebut seharusnya merupakan titik awal perjalanan proyek Dawn menembus ke masa lalu. Namun, akhirnya harus ditunda.

Dalam press release NASA, Dawn akhirnya dijadwalkan diluncurkan kembali pada bulan September 2007. Misi Dawn ini akan menjelajah ke masa lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu, masa di saat Tata Surya pertama kali terbentuk. Dalam perjalanan ini Dawn tidak akan kembali ke masa lalu melainkan pergi menjumpai asteroid, obyek yang berada di antara Mars dan Jupiter.

Dawn, Misi Angkasa Menjelajah Ke Masa Lalu

vesta dan ceres

Target utama misi Dawn adalah asteroid Vesta dan planet katai Ceres yang menempati Sabuk Asteroid bersama ribuan benda kecil lainnya atau yang kita kenal sebagai asteroid.

Di daerah ini akan dijumpai ribuan asteroid yang terjebak diantara peperangan tarik menarik antara Matahari dan Jupiter. Dan di area ini angka tabrakan antar asteroid pun cukup tinggi. Namun demikian Ceres dan Vesta merupakan dua diantara asteroid yang masih tetap utuh sejak terbentuk sampai saat ini. Tahun 2006, bersama dengan resolusi IAU mengenai definisi planet, Ceres tidak lagi dikategorikan sebagai asteroid, melainkan masuk dalam kelas planet katai bersama Pluto dan Eris.

Mengapa harus ke Asteroid Vesta dan Ceres?

Asteroid terbentuk bersamaan dengan terbentuknya planet batuan seperti Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Namun dalam proses pertumbuhan planet-planet di Tata Surya, ada planet yang tidak sempat bertumbuh karena pengaruh gravitasi Jupiter. Cikal bakal planet inilah yang kemudian kita kenal sebagai asteroid. Karena itu, diperkirakan sampai saat ini asteroid masih menyimpan materi-materi disaat awal pembentukannya. Hal inilah yang akan diungkap oleh Dawn agar kita bisa mengetahui bagaimana kondisi awal Tata Surya beserta proses awal pembentukannya.

vesta
Vesta

ceres
Ceres

Di dalam proses pembentukan Tata Surya, semakin jauh dari Matahari maka obyek yang terbentuk akan semakin dingin. Hal inilah yang menyebabkan planet terrestrial terbentuk di dekat Matahari dan obyek es terbentuk di daerah yang jauh atau daerah luar Tata Surya. Lebih jauh lagi, bukti-bukti menunjukan, setiap obyek memiliki karakteristik yang berbeda seharusnya memiliki jalur evolusi yang berbeda. Karena itu diharapkan dengan meneliti dua obyek yang sangat berbeda karakteristiknya, dapat mengungkap sebagian misteri pembentukan planet, termasuk proses yang mendominasinya.

dawn

Dawn, dalam misinya ini akan menyelidiki Vesta dan Ceres, dua asteroid yang sangat berbeda karakternya dan diyakini terbentuk lewat proses akresi di awal sejarah pembentukan Tata Surya. Diperkirakan proses hidrologi di Ceres masih aktif, dan memicu terjadinya musim dingin yang menutupi daerah kutub Ceres dengan es. Ceres juga diduga memiliki atmosfer tipis, yang membedakannya dari asteroid lainnya.

Lain Ceres, lain pula Vesta. Vesta diduga memiliki batuan yang magnetnya lebih kuat dibandingkan di Mars. Hal ini memicu keingintahuan bagaimana dan kapan kondisi dinamik tersebut muncul. Permukaan Vesta lebih kering ditandai oleh pola permukaannya yang beragam dari aliran lava padat sampai dengan kawah yang dalam dekat kutub selatannya.

Dari karakteristik keduanya, Vesta menunjukkan karakteristik yang mirip dengan planet dalam (inner planet), sementara Ceres menunjukkan kemiripannya dengan satelit es dari planet-planet luar (outer planet). Mempelajari kedua obyek ini diharapkan bisa memberi pengetahuan mengenai transisi planet batuan ke area luar Tata Surya yang dingin.

dawn mendekati vesta

Secara umum, ada tiga hal yang menjadi tujuan Dawn yakni pertama, menangkap momen awal asal usul Tata Surya sehingga kita bisa memahami kondisi pembentukannya. Yang kedua, Dawn akan membantu menentukan ciri-ciri batuan yang membentuk planet terrestrial untuk membantu kita memahami pembentukan planet-planet batuan, Dan yang terakhir adalah mempelajari pembentukan dan evolusi dua obyek yang memiliki jejak evolusi berbeda, sehingga bisa dipahami apa yang mengontrol terjadinya evolusi. Dawn akan menyelesaikan misinya dalam jangka waktu 8 tahun, berarti tinggal satu tahun lagi misinya akan berakhir, dimulai dari jadwal pertama peluncurannya pada tanggal 7 Juli 2007 sampai dengan Juli 2015 nanti. Dawn tiba di Vesta bulan Oktober 2011 yang lalu, dan akan tiba di Ceres bulan Februari 2015.

Sama seperti misi lainnya, Dawn merupakan penjejak sebelum melangkah lebih jauh lagi dalam menyingkap setiap misteri di alam semesta ini.

Kita doakan saja semoga misinya lancar dan memperoleh data yang bermanfaat.

Good luck, Dawn!!




Signp60


No comments:

Post a Comment