Tuesday, July 23, 2013

Natasha Demkina, Si Gadis Bermata “X-Ray”

Mungkinkah manusia mutan seperti dalam film X-Men bukan khayalan? Mungkinkah ada manusia seperti Superman yang memiliki kemampuan melihat tembus pandang X-Ray? Gejala ke arah itu semakin terkuak belakangan ini. Telah banyak laporan tentang orang-orang yang memiliki kemampuan unik, salah satunya adalah Natasha Demkina si gadis “X-Ray”.

Berita soal keistimewaan Natasha sudah beredar sejak beberapa tahun lalu. Gadis asal Rusia ini bisa melihat isi tubuh seseorang dan kehebatannya digunakan untuk mendiagnosa penyakit.

Kemampuan Itu Terlihat Sejak Usia 10 Tahun

Natasha Demkina, Si Gadis Bermata X-Ray

Natasha Demkina - atau ejaan Rusia yang lebih tepat Natalya Nikolayevna Demkina lahir tahun 1987 di Saransk, Mordovia, Rusia. Orang tuanya menemukan keunikan pada dirinya saat ia berumur 10 tahun. Suatu hari ia mengatakan pada ibunya tentang struktur tubuh manusia. Karena masih kecil dan tak tahu istilah medis, Natasha menggambarkan bahwa ginjal seperti kacang, dan dalam perut manusia banyak saluran pipa (maksudnya usus).

Ibunya ketakutan. Ia pun dibawa ke dokter. Ternyata justru sang dokter kaget karena penjelasan Natasha begitu rinci - walau tak mengerti istilah medis. Beberapa dokter pun dipanggil. Gadis kecil ini lalu menjelaskan ia bisa mendeteksi sel, bakteri bahkan virus dalam tubuh seseorang.

Sang ibu, Tatyana Demkina takut dengan fenomena ini. Ia berupaya menyembunyikan Natasha di apartemennya. Apa daya, berita tentang Natasha telah menyebar. Semakin banyak orang berdatangan minta disembuhkan. Satu peristiwa yang sangat ajaib misalnya, ketika datang seorang wanita yang tidak bisa memiliki anak setelah sembilan tahun berkeluarga. Namun, berkat bantuan Natasha, wanita ini akhirnya bisa punya anak.

Semenjak itu, Natasha jadi tersohor. Orang-orang Rusia menyebutnya "Gadis X-Ray". Di tahun 2004, ia tampil di berbagai acara televisi, termasuk Discovery Channel.

Natasha Demkina, Si Gadis Bermata X-Ray
Natasha Demkina (baju merah) dalam acara Discovery Channel

Kabar menghebohkan itu pun mengundang perhatian banyak ilmuwan. Kita tahu, sains harus perlu pembuktian yang nyata. Jangan-jangan semua ini hanyalah hoax belaka. Maka dari itu, Natasha pun diundang ke London dan New York untuk melakukan eksperimen ilmiah. Ia diminta mencari penyakit yang diderita pada beberapa orang sebagai sampel.

Ilmuwan di London terperangah. Mereka mengakui kehebatan Natasha. Namun, Ilmuwan di Amerika agak skeptis, karena hanya empat dari tujuh pasien yang berhasil didiagnosa dengan memuaskan.

Mendengar hal tersebut, ilmuwan Jepang pun tertarik dan mengundangnya ke Tokyo. Selama uji coba, Natasha bisa melihat bahwa salah satu pasien memiliki lutut palsu. Pasien lainnya memiliki letak organ dalam tubuh yang asimetris. Ia juga dengan mudah melihat tahap awal kehamilan, bahkan patologi janin pada seorang pasien wanita yang hamil.

Seorang pasien laki-laki dilihat Natasha memiliki lengkungan tulang belakang yang bergelombang. Para ilmuwan Jepang lalu memotret si pasien dengan mesin X-Ray, dan terlihat hasil foto yang sangat serupa dengan hasil diagnosa Natasha.

Akhir kata, setelah tujuh pasien selesai 'dilihat' Natasha, tepuk tangan membahana pun terdengar dalam ruang eksperimen itu.

Ilmuwan Jepang sangat terpesona dengan kehebatan gadis berusia 26 tahun ini. Kemudian, tidak berhenti sampai disitu, eksperimen pun dilanjutkan kepada hewan, Ilmuwan Jepang membawa seekor anjing Rottweiler yang sudah tua. Awalnya Natasha takut melihat moncong si anjing. Namun para ilmuwan meminta agar memusatkan perhatian pada kuku-kukunya. Lalu, selang 5 menit kemudian Natasha menunjukkan ada perangkat palsu di kaki belakang sebelah kanan anjing itu. Ah, rupanya anjing rotweiler ini pernah dioperasi sebelumnya.

Dan percobaan pun selesai. Kesimpulannya, Natasha memang punya kemampuan unik, memiliki mata X-Ray yang bisa mendiagnosa penyakit pada makhluk hidup, manusia atau pun hewan. Eksperimen hampir selesai, ketika tiba-tiba Natasha berkata bahwa ia bisa juga melihat penyakit walau hanya lewat foto. Para ilmuwan Jepang semakin terkejut.

Tak lama kemudian, satu ilmuwan datang membawa paspor milik seseorang. Kita tahu, hanya terpampang foto kecil dalam paspor. Setelah Natasha melihatnya, dalam beberapa menit ia mengatakan, "Orang ini kena penyakit kanker hati."

Selesai. Para ilmuwan geleng-geleng melihat kehebatan Natasha. Lantas, mengapa ia sempat gagal ketika diuji oleh ilmuwan Amerika?

"Saya perlu waktu untuk mendiagnosa pasien. Saya bisa melihat ada yang tak beres dalam tubuh mereka di tahap awal. Namun dokter Amerika dan para pasien banyak menonjolkan sikap curiga dan tekanan berlebihan terhadap saya, itulah mungkin penyebab masalah dengan ilmuwan Amerika," paparnya pada media sains.

Untung saja matanya tidak bisa mengeluarkan sinar laser ya?  

Tapi Amazing buat Natasha!!! d(^_^)b

Semoga dia bisa menggunakan kemampuannya itu untuk kebaikan.




Signp60


No comments:

Post a Comment