Sejarah Panjat Pinang
Tahukah Anda ternyata tradisi lomba panjat pinang sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam. Menurut catatan sejarah, event ini berasal dari masa kolonialisme Belanda. Dulu acara ini dilaksanakan untuk memeriahkan acara hajatan, pernikahan di kalangan petinggi Belanda, dan kalangan ningrat di Tanah Air.
Baca juga>> Menguak Sejarah Lagu Mistis Lingsir Wengi
Tentu pesertanya adalah dari kalangan masyarakat pribumi, pekerja kasar. Mereka tertarik dengan hadiah yang disediakan penyelenggara. Hadiahnya saat itu juga bermacam-macam seperti pakaian, kain jarit, seikat jagung, singkong atau padi.
Namun agar lebih menarik dan ada menantang, batang pinang diserut hingga halus, dan dilumuri oleh pelumas mesin. Sehingga ketika dipanjat cukup susah karena licin. Peserta susah payah coba memanjat baru naik beberapa meter langsung meluncur ke bawah, karena licin.
Terkadang ada banyak peserta yang jatuh sebelum menjangkau bagian paling atas sendiri. Sontak peserta dibawahnya yang jadi tumpuan pun ikut jatuh dan tertindih oleh temannya yang di atas. Insiden seperti ini akhirnya menarik untuk ditonton terkadang menimbulkan gelak tawa.
Mengapa tradisi ini bertahan hingga mampu melintasi jaman, terlepas dari kontroversial seputar panjat pinang. Ada satu filosofi yang diambil dari lomba ini yakni:
"Untuk mencapai satu tujuan, dibutuhkan kerja keras, pantang menyerah. Selain itu ketika Anda sudah meraih apa yang diinginkan, sebenarnya secara tak langsung ada bantuan dari pihak lain yang mungkin tidak Anda sadari."Untuk itu, marilah kita terus melestarikan tradisi ini. Terlepas dari besar kecilnya hadiah yang kita cari, setidaknya tradisi ini bisa membentuk suatu kebersamaan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh !
MERDEKA!!!
SEGENAP SQUAD PENGHUNI 60
Mengucapkan:
DIRGAHAYU KEMERDEKAAN
REPUBLIK INDONESIA
REPUBLIK INDONESIA
KE 69
MARI, KUATKAN PERSATUAN DAN KESATUAN!
MERDEKA !!!!
No comments:
Post a Comment