Tuesday, February 11, 2014

Kritik Dan Saran Pembaca Blog Penghuni 60

Kemajuan sebuah blog itu tidak terlepas dari peran serta para pengunjung dan pembacanya. Tanpa pengunjung dan pembaca, apalah artinya kita ngeblog. Itu sama saja dengan kita menulis tulisan pada lembaran kertas buku harian saja. Tak ada seorang pun yang tahu. Yang tahu hanya aku, buku, pena, dan Tuhan saja.

Untuk itu, kita harus bisa berinteraksi positif kepada para pengunjung dan pembaca artikel blog kita. Menghormati setiap komentar mereka yang masuk ke kotak komentar blog kita. Serta menyuguhkan semua hal yang baik untuk mereka, agar mereka merasa dihargai dan merasa betah berlama-lama membaca isi blog kita.

Kritik Dan Saran Pembaca Blog Penghuni 60

Saat kita memutuskan untuk menjadi seorang blogger, itu berarti kita sudah siap memegang teguh komitmen sebagai blogger yang baik. Kita harus siap menerima bahwa semua yang akan kita tulis di blog itu akan dibaca oleh semua orang. Tulisan baik pasti akan mendapatkan citra yang baik pula, sedangkan tulisan yang buruk, pasti akan mendapatkan kesan yang buruk pula. Untuk menentukan baik dan buruk itu, kita membutuhkan sebuah penilaian dari para pembaca tulisan kita. Nah, disinilah letaknya, betapa penting sebuah kritikan, masukan, ataupun saran yang diberikan oleh pembaca tulisan kita.

Dan salah satu sikap blogger yang baik, adalah selalu membuka pintu lebar-lebar untuk kritik dan saran yang masuk bagi kemajuan blog yang dimilikinya.

Karena sesungguhnya, tanpa mereka, blog kita bukanlah apa-apa.

Nah, di dalam postingan kali ini, aku ingin mencoba menanggapi semua kritik dan saran yang diberikan oleh sobat Penghuni 60 yang mana mereka sudah berpartisipasi ikut serta dalam event perlombaan kecil-kecilan yang aku selenggarakan di momen peringatan ultah blogku yang keempat kemarin. Sebelumnya aku ucapkan terima kasih banyak untuk kalian yang sudah menjadi peserta lomba.

Yuk, langsung saja kita tanggapi satu-persatu..

1. Sya'Roni (Ca'oni Prend), mengatakan...

“Semoga postingannya lebih sering dipublish kalau bisa 1 hari atau 2 hari sekali karena postingan mas wawan ini sangat berguna khususnya bagi saya selaku penikmat artikel mas wawan.”
Terima kasih aku ucapkan untuk sobatku Sya'Roni yang sudah menjadi peserta pertama dalam lombaku ini. Sebetulnya, keinginan untuk menulis atau membuat postingan setiap hari itu memang sudah lama sekali aku inginkan. Hanya saja seperti yang pernah aku bilang, aku ini hanyalah blogger yang paruh waktu, dimana aku hanya bisa online dengan mencuri-curi waktu luang di sela-sela kesibukanku di kantor. Itu pun aku hanya bisa memanfaatkan internet dan komputer yang ada di meja kerjaku saja. Jujur, aku tidak mempunyai komputer ataupun laptop pribadi yang bisa aku gunakan untuk online. Makanya aku hanya memanfaatkan fasilitas di kantor kerjaku saja. Untuk itu, aku mohon doanya sobat Sya'Roni agar di tahun ini cita-citaku untuk bisa membeli laptop pribadi dapat terwujud. InsyaAllah, jika aku punya laptop sendiri. Aku akan berusaha online 24 jam full.

Tapi perlu diketahui juga, sebenarnya aku memiliki 3 buah blog (Blog Penghuni 60, Blog Sains Box, dan Blog Theatre 61) yang selalu aku update bergantian. Jika sobat Sya'Roni mengikuti ketiga blogku itu, pasti sobat tahu bahwa sebenarnya aku sudah sering posting, hanya saja aku bagi waktunya untuk ketiga blogku itu. Bahkan, sekarang tambah lagi satu blog, yaitu Blog Tempus Vernum. Silahkan kunjungi keempat blogku itu ya...
2. AIKON MEDIA, mengatakan...

“Dengan jumlah pageviews yang bisa mencapai ribuan perharinya akan bertambah lagi jika mas wawan mau sedikit melakukan modifikasi terhadap blognya. Seperti: penambahan readmore pada artikel homepagenya.”
Sebelumnya, aku ucapkan banyak-banyak terima kasih untuk sobat AIKONMEDIA. Karena berkat sarannya ini, aku jadi menemukan kekurangan yang ada di blogku. Jadi begini kasusnya, sobat AIKONMEDIA ini menggunakan browser Google Chrome untuk membuka blogku ini. Dan tanpa aku sadari ternyata kode script “Readmore” yang aku pasang diblogku ini tidak berjalan baik jika dibuka di Google Chrome, alhasil kalian bisa bayangin sendiri jika blogku ini tanpa readmore. Nah seperti itulah penampakan blogku ini di Google Chrome sebelumnya. Karena penasaran, maka aku pun mencoba membukanya di Google Chrome, betapa terkejutnya aku saat melihat penampakan blogku yang acak-acakan. Maka sesegera mungkin, aku mengambil tindakan. Aku coba utak-atik template readmore di blogku. Dan alhamdulillah, tidak membutuhkan waktu yang lama, aku sudah bisa mengatasinya. Sekali lagi terima kasih sobat AIKONMEDIA. Kesimpulan yang bisa aku dapatkan: “berhati-hatilah memasang kode script javascript di blog kalian, karena meskipun di browser Mozilla berjalan dengan baik, tapi belum tentu di browser yang lainnya.”
3. Fitriyana, mengatakan...

“Janganlah malu untuk membuka identitas diri, karena menurut saya identitas itu merupakan salah satu pintu kita menuju sukses. Apakah ada orang yang sukses namun identitasnya tertutup? Sangat jarang. Kenapa saya bilang begini, karena mas Wawan sepertinya malu untuk mengungkapkan siapa diri mas Wawan.”
Peserta lomba yang ketiga ini adalah peserta cewek sendirian. Makasih ya sobat Fitriyana sudah ikut serta berpartisipasi. Memang sih, identitas itu sangatlah penting. Pernah aku mengutip perkataan sobat bloggerku, katanya “blog yang tanpa identitas itu, adalah blog sampah.”

Jika dipikir-pikir, ada benarnya juga perkataan itu, memang benar kan bahwa blog yang banyak berkeliaran di dunia maya, yang mungkin pernah juga sobat temukan tanpa identitas jelas dari si pemiliknya, serta postingannya pun juga gak jelas, itu menurutku bisa dibilang “blog sampah”. Aku setuju dengan itu. Namun, dalam hal ini, mungkin yang dimaksud dengan sobat Fitriyana adalah mengapa aku tidak menampilkan foto diriku dalam profil blogku. Dengan manampakkan foto memang sudah bisa mewakili sebagian identitas seseorang, tapi dalam hal ini aku merasa terlalu risih jika menampilkan fotoku di dunia maya. Aku cuman belum bisa memberikan kepercayaan penuh terhadap dunia maya. Makanya, jujur, tidak ada satu pun foto yang pernah aku upload di dunia maya. Mungkin nanti, suatu saat nanti.
4. Ilmam Achmadiarsyi, mengatakan...

“Saran saya : untuk iklan yang menyangkut porno grafi/sara bisa disingkirkan mas?”
Terima kasih sobat Ilmam, sebetulnya, aku sendiri juga termasuk tipe orang yang tidak menyukai hal-hal yang menyangkut pornografi dan sejenisnya. Namun, iklan yang kini tampil di blogku ini menurutku secara pribadi, kadar kepornografiannya hanya sedikit saja. Jika dipandang sekilas pun, tidak akan menimbulkan ketertarikan sama sekali, karena hanya berupa tulisan saja, lain halnya jika berupa gambar yang tampil secara vulgar. Namun, terima kasih sarannya, tetap akan aku coba untuk menghilangkannya. Hanya saja sabar ya, soalnya iklan yang sedang tayang itu, adalah iklan yang berbayar. Ditunggu saja sampai masa tayangnya habis. Nanti ilang sendiri, hehe..
5. Rozi Sonjaya, mengatakan...

“Pesan Saya untuk blog Penghuni 60, agar terus menyumbangkan dan berbagi ilmunya, kalau bisa sekalian aja dibuat kursus online bagi para blogger di blog ini, semoga bisa dipertahankan komunikasi yang telah terjalin baik di blog ini dengan menjawab setiap komen dan pertanyaan dari para pengunjung”
Membaca pesan yang disampaikan oleh sobat Rozi Sonjaya ini entah kenapa aku kok deg-degan ya, dalam hati aku bertanya,”apa mungkin aku bisa menjadi seorang pengajar kursus online?” Sedangkan, aku sendiri juga masih butuh banyak belajar dari yang lainnya. Aku bukanlah siapa-siapa, terlalu berlebihan rasanya jika aku ini dijadikan 'guru' untuk mengajar murid-muridnya. Tapi kalo yang dimaksud sobat Rozi adalah “berbagi”. InsyaAllah, aku akan selalu berbagi ilmu yang aku punya kepada sobat-sobatku semuanya. Selama aku masih bisa online, selama nafas ini belum berhenti, selama itulah aku akan terus berbagi hal-hal yang sudah aku ketahui dengan kalian semuanya.
6. JIM (Jalaluddin Ibnu Muslich), mengatakan...

“Sebenarnya sih isi blognya ini bagus dan unik. Tetapi satu hal yang bikin saya rada risih. Iklannya itu loh mas, kok kayaknya blognya penuh dengan iklan begitu. Terlebih lagi iklan yang menurut saya tidak begitu layak untuk dipajang di blog masnya dan terlihat disharmoni alias sumbang alias mengganjal gitu. Misalnya, masa’ ya di sebelah kanan ada iklan (atau mungkin bisa dibilang link arsip) yang bagus yaitu ‘Download MP3 Al-Qur’an dan Terjemahannya’, eh tapi kok di sebelah kirinya (juga yang di atas-atas itu) ada iklan (maaf) ‘Rahasia Penis Big-Long’. Nah loh, apaan tuh, kok gak sinkron banget deh kayaknya. Jadi saran saya, sebaiknya iklan-iklan yang mengandung unsur ketidak-kepatutan itu dihapus saja. Kasih iklan-iklan yang positif saja, atau setidaknya yang masih layak untuk disebarluaskan.”
Kritikan yang dilontarkan oleh sobatku JIM, hampir sama dengan yang dikatakan oleh sobat Ilmam. Yaitu mengenai konten iklan yang agak 'menyerempet'. Maka jawabannya aku sambungkan dari jawaban yang sudah aku berikan kepada sobat Ilmam. Iklan yang sobat JIM maksud itu adalah iklan yang berbayar, yang nantinya akan hilang sendiri saat masa kontraknya berakhir. Seperti yang sobat lihat sendiri, iklan yang ada di atas itu sudah hilang kan? Nah, itu karena kontraknya sudah habis. Sedangkan yang ada di samping kiri, itu masih belum habis. Mungkin sobat JIM bertanya, “kenapa aku kok mau menampilkan iklan tersebut?” Baiklah, aku akan bercerita sedikit.

Perlu sobat semua ketahui, kehidupanku di dunia nyata, bukanlah sebagai orang yang bergaya hidup mewah, dengan harta yang berlimpah mau apa saja tinggal beli, bukan yang seperti itu. Jadi manakala aku bisa memperoleh penghasilan dari blog yang aku buat ini, aku teramat bersyukur, karena meskipun penghasilan yang aku peroleh itu kecil, tapi itu adalah 'rejeki' yang diberikan oleh-Nya. Dan bisa aku pakai untuk memenuhi kebutuhanku sehari-hari. Sebenarnya, banyak sih yang ingin memasang iklan di blogku ini, tapi kebanyakan dari mereka itu ingin memasang iklan yang memiliki konten 'menyerempet' seperti tadi, bahkan ada juga iklan yang ingin mereka pasang itu berkesan terlalu vulgar. Jelas saja aku tolak mentah-mentah, meskipun mereka berani membayar dengan harga yang tinggi. Dan untuk iklan yang sekarang sedang tayang itu, awalnya sih aku hendak menolaknya, namun saat itu, jujur, aku sedang berada pada posisi “tongpes” alias kantong kempes, dan butuh uang sekali saat itu. Jadi begitu ada yang ingin memasang iklan tersebut, dan aku lihat tampilan iklannya juga tidak terlalu vulgar banget, maka aku pun menerimanya. Aku pikir, waktu tayangnya pun cuma sebentar kok, tidak lama juga akan hilang, dan karena ukurannya juga kecil, tidak terlalu menjadi perhatian kan? Namun, jika bagi sobat JIM hal ini menjadi kurang enak dipandang, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan aku harap sobat JIM juga bisa memaklumi keadaanku dalam posisi yang aku ceritakan itu. Yang jelas iklan itu akan hilang dalam waktu yang tidak lama kok. Setelah iklan itu hilang, aku janji tidak akan ada iklan seperti itu lagi. Thanks ya JIM... ^_^
Akhirnya selesai juga aku menjawab semua kritik dan saran untuk blogku ini. Semoga jawaban yang sudah aku berikan bisa memuaskan hati sobat. Tidak lupa pula, aku mengucapkan banyak terima kasih untuk kalian semua.

Dan untuk sobat Penghuni 60 lainnya yang juga mempunyai unek-unek serta kritik dan saran apapun, terutama untuk kemajuan blog Penghuni 60 ini, silahkan menuliskannya di kolom komentar. InsyaAllah, akan aku jawab satu persatu.

Akhir kata, terima kasih buat kalian semua, I love U Full....

terima kasih




Signp60


No comments:

Post a Comment