Wednesday, January 8, 2014

Semut Panda, Serangga Lucu Pembunuh Sapi

Jangan pernah menyepelekan ukurannya yang kecil, jangan juga terpedaya oleh bentuknya yang lucu seperti panda. Meskipun serangga yang satu ini berukuran kecil dan memiliki penampilan unik seperti panda. Namun siapa sangka, kalo serangga ini sangat mematikan.

Inilah dia salah satu spesies serangga paling menarik di dunia, serangga ini dijuluki "semut panda".

Julukan semut panda memanglah tepat. Spesies tersebut memang menyerupai keduanya. Namun, jangan salah, spesies yang memiliki bahasa latin Euspinolia militaris ini sama sekali bukanlah semut ataupun panda.

Serangga cow killer

semut pembunuh sapi

Euspinolia militaris adalah sejenis tawon tak bersayap yang memiliki sengatan yang sangat kuat. Saking kuatnya, jenis serangga yang satu ini juga dijuluki sebagai "cow killer”, itu dikarenakan ia mampu melumpuhkan sapi.

Walaupun memiliki penampilan yang lucu, spesies ini rupanya belum menarik banyak perhatian para ilmuwan. Sehingga saat ini, masih sedikit studi yang dilakukan terhadap serangga ini.

serangga cow killer

Sejauh ini, hanya diketahui bahwa spesies ini dideskripsikan pertama kali pada tahun 1938, ditemukan di Cile, serta identitasnya ternyata bukan semut.

Wow, kebayang ya sobat Penghuni 60, kalo sapi saja bisa dia lumpuhkan, bagaimana dengan manusia ya?





Signp60


Misteri Mayat Menjadi Mumi Secara Alami

Mumi adalah mayat yang diawetkan dengan cara dibalsam dan melalui proses yang panjang. Tapi, ada yang aneh dengan mayat-mayat di San Bernardo, Kolombia. Mayat di sana menjadi mumi secara alami begitu saja.

Mumi identik dengan Mesir. Sebab, di sanalah traveler bisa melihat mumi berupa mayat yang berusia ribuan tahun tapi masih memiliki kondisi yang bagus dan tak hancur. Kalau yang lebih aneh, ada di San Bernardo, Kolombia.

Dilongok dari Oddity Central, Selasa (7/1/2014) San Bernardo adalah sebuah kota yang berjarak 3 jam dari Bogota, ibukota negara Kolombia. Kota yang hanya memiliki penduduk sebanyak 17 ribu orang ini punya mumi yang jadi perhatian traveler dunia dan para ilmuwan.

Mumi-mumi di San Bernardo diperkirakan terjadi secara alami. Terang saja, masyarakat di sana tidak mengenal cara mengawetkan mayat dengan balsam seperti di Mesir. Mumi-mumi di San Bernardo pun masih dalam kondisi yang bagus.

Penemuan mumi di San Bernardo terjadi pada 15 tahun lalu. Saat itu, seorang penggali kubur bernama Eduardo Cifuentes menemukan mayat-mayat yang bentuknya sudah seperti mumi di dalam peti mati. Dia memperkirakan mayat-mayat tersebut sudah dikubur sejak tahun 1957. Eduardo saat itu kaget bukan kepalang, karena kulit mayatnya masih terlihat jelas pucat dan keriput!

Para ilmuwan hingga kini masih belum bisa menjelaskan mayat yang menjadi mumi di San Bernardo. Di kawasan Amerika Latin, juga ditemukan mumi di Guanajuato, Meksiko. Tapi, mayat yang jadi mumi di sana akibat gas dan dikubur dalam tanah.

Berbeda dengan pemakaman di Kolombia, mayat ditaruh dalam peti mati dan tidak dikubur ke dalam tanah. Ada bangunan khusus untuk menyimpan mayat dalam peti mati tersebut.

Berbagai spekulasi pun bermunculan. Masyarakat setempat beranggapan, orang-orang San Bernardo pada zaman dulu masih hidup secara tradisional dan sama sekali tidak mengenal zat-zat kimia pada makanannya. Air di sana pun murni dan bersih, sehingga membuat mayat orang yang meninggal masih dalam keadaan yang bagus.

Sebagian masyarakat menyebut buah guatila dan balu yang menyebabkan kondisi mayat tidak hancur. Dua buah ini adalah makanan khas setempat yang diyakini baik untuk kesehatan dan sering dikonsumsi oleh penduduk San Bernardo.

Buah guatila ukurannya sebesar jeruk, berwarna hijau, dan memiliki duri. Biasanya, buah ini dimakan dengan cara mengupas kulitnya dan daging buahnya direbus untuk ditambahkan dalam sup.

Kalau balu seperti kacang polong. Masyarakat San Bernardo biasa memasak dan menghaluskannya menjadi tepung untuk adonan kue.

Pemerintah San Bernardo pun menjadikan mumi sebagai salah satu daya tarik Kolombia untuk turis. Walikota setempat, Antonio Acosta merencanakan pembangunan museum untuk menaruh 8 mumi yang kondisinya paling bagus dan bakal ditaruh dalam lemari kaca.

Aneh Tapi Nyata, Batu ini Bisa Tumbuh Menjadi Besar

Sebuah desa di Rumania memiliki bebatuan unik yang membuat banyak orang bertanya-tanya. Di Desa Costesti, ada batu yang bisa tumbuh dan semakin lama semakin membesar. Aneh, tapi nyata!

Desa Costesti berada di Provinsi Valcea, sekitar 8 km dari Horezu. Costesti adalah desa yang tenang dengan pepohonan hijau nan asri. Satu hal yang membuat desa ini banyak dicari wisatawan adalah karena fenomena batu yang bisa bertumbuh, demikian ditengok dari Enviromental Graffiti, Selasa (7/1/2014).

Bebatuan yang bernama trovant ini berada di area terbuka dekat dengan hutan nan hijau. Setiap terkena air, batu ini akan bertumbuh lebih besar. Sungguh fenomena yang aneh sekaligus menarik.

Diduga, bebatuan ini berasal dari hasil letusan gunung berapi sekitar enam juta tahun lalu. Sifat batu ini seperti pasir semen yang bisa bertumbuh. Bentuk batu ini bisa bulat bisa juga lonjong, bahkan ada juga yang berbentuk angka 8.

Besarnya pun beragam, mulai dari yang hanya beberapa mili hingga yang 10 meter. Meski banyak yang memiliki besar beragam, namun bentuk utamanya mirip, tapi tidak ada yang identik sama. Jika dibelah, batu ini memiliki isi yang berlapis, persis jika batang pohon dipotong.

Penduduk lokal mempercayai bahwa batu ini sungguhan hidup. Sehingga, mereka memperlakukan batu-batu di sini dengan baik. Menurut mereka, bebatuan ini harus diajak bicara dengan nada yang lembut dan juga harus diperlakukan dengan baik. Menurut legenda yang beredar, jika tidak diperlakukan dengan baik, Anda bisa sakit kepala.

Ternyata, fenomena bebatuan "hidup" ini tidak hanya bisa ditemui di Rumania. Beberapa negara lain yang punya batu sejenis antara lain Bosnia, RUsia, China, Selandia Baru, Kanada, Meksiko dan Kosta Rika.

Heboh - Ada Ayam Berbulu Keriting

Heboh - Ada Ayam Berbulu Keriting 

 
http://beritafox.blogspot.com/2014/01/Ayam-Unik-Berbulu-Keriting.html


Heboh - Ada Ayam Berbulu Keriting - Beberapa waktu lalu internet dihebohkan dengan adanya foto ayam yang cukup unik, yaitu ayam berbulu keriting.

Ayam yang berasal dari Henan, China ini menjadi fenomena baru dengan bulunya yang keriting. Awalnya, saat masih menjadi telur, keadaan masih biasa-biasa saja hingga ayam tersebut menetas.



Menyandang status sebagai anak ayam, seluruh tubuhnya masih normal termasuk bulu kecil yang tumbuh dengan wajar. Namun saat beranjak dewas, bulu-bulu tersebut seakan menggulung sendiri di bagian ujung, sehingga membuat seluruh bulunya keriting, seperti yang dikutip dari Softpedia (13/12).

Foto keunikan dari ayam ini menyebar luar di internet. Bahkan Softpedia memberinya penghargaan sebagai 'animal of the day', karena bulunya yang anti-mainstream.

Awalnya, foto tersebut hanya beredar di media lokal saja dan beberapa akun jejaring sosial seperti Facebook. Namun tak lama kemudian, seluruh dunia tahu keberadaan ayam berbulu keriting ini.

http://beritafox.blogspot.com/2014/01/Ayam-Unik-Berbulu-Keriting.html

Beberapa peneliti mengungkapkan bahwa mungkin ada kelainan gen yang terjadi pada ayam tersebut sehingga membuat bulunya keriting. Sebab, dilihat dari hidupnya di peternakan, hanya ayam tersebut yang memiliki bulu unik seperti itu. Sementara induknya terlihat normal dan sewajarnya.

Tuesday, January 7, 2014

Buset, Mal ini Punya Tempat Penitipan Pria

Sudah bukan rahasia bila wanita menggilai belanja, sementara pria justru sebaliknya. Mereka kerap kesal jika harus menemani wanita berputar-putar selama berjam-jam di pusat perbelanjaan. Akibatnya, pria cenderung cemberut saat mendengar kata belanja. Dan di sisi lain, bagi wanita, berbelanja bersama pasangan bisa jadi membuat mereka merasa tidak bebas.
Pusat perbelanjaan di China rupanya punya solusi untuk itu. Mereka menciptakan ruang khusus bernama “laogong jicun chu” atau tempat penitipan pria, di mana kaum adam bisa bersantai dan melakukan apa yang mereka sukai sementara para wanita sibuk berbelanja.

Pelayanan tempat penitipan pria ini kini menjadi salah satu fasilitas paling dicari di mal di China. Pusat perbelanjaan di Tianchang, Guiyang City, Shenzen dan Qiqihaer adalah beberapa mal yang punya fasilitas tersebut.

Kendati berjudul tempat penitipan pria, ruang dalamnya sebenarnya mirip sebuah lounge eksekutif dengan sofa, meja dan bahkan tempat tidur lipat di mana pria beristirahat sejenak. Selain itu, beberapa tempat penitipan pria juga dilengkapi bar dan wifi gratis.

“Saya tidak masalah mengantar belanja, saya hanya tidak suka berputar-putar tanpa tujuan yang jelas. Adanya laogong jicun chu membuat belanja jadi menyenangkan,” kata Han, seperti dilansir Daily Mail.

Laogong jicun chu disinyalir muncul pertama kali di Shenzen pada 2010, namun kini sudah semakin menjamur di banyak pusat perbelanjaan. Tapi, tidak semua laki-laki tenyata menyukai “tempat penitipan” tersebut.

“Untuk apa pergi dan berakhir di tempat penitipan pria. Lebih baik di rumah dan benar-benar beristirahat,” ujar Yang kepada Kotaku.com

Maen Petak Umpet, Gadis ini Terjebak di Dalam Mesin Cuci

Memenangkan petak umpet rupanya menjadi obsesi tersendiri bagi seorang gadis berusia 11 tahun asal Utah, Amerika Serikat. Setiap tahun, saat liburan musim dingin tiba, dia dan sepupu-sepupunya akan bermain petak umpet di sekeliling rumah. Namun tahun ini, bukannya memenangi permainan, gadis itu malah ketiban sial. Dia terjebak dalam mesin cuci selama 90 menit.

Dilansir FirstCoastNews.com, si gadis yang tidak ingin disebutkan namanya itu menganggap mesin cuci sebagai tempat sembunyi paling ideal. Maka, dia pun langsung melipat badannya dan meringkuk dalam mesin cuci.

Ya, dia memang jadi yang paling terakhir ditemukan, tapi bukan berarti dia lantas menang. Pasalnya, setelah 90 menit meringkuk dalam mesin cuci, dia terjebak dan tidak bisa keluar. Dia pun lantas meminta tolong pada keluarganya. Permasalahannya, selain karena kakinya sudah lemas akibat terlalu lama menekuk badan, mesin cuci tersebut juga punya tutup yang begitu mungil.

“Entah bagaimana caranya dia masuk ke dalam mesin cuci,” kata sang ibu, Nicole Rhoades, kepada Salt Lake Tribune.

Nicole serta anggota keluarga yang lain segera mencari cara untuk menarik gadis itu keluar, dari menggunakan air hangat hingga minyak. Namun semua tanpa hasil. Akhirnya, Nicole menelepon 911 dan tidak lama, petugas pemadam kebakaran datang menolong. Setelah berusaha cukup lama, termasuk membongkar tutup mesin cuci, akhirnya gadis itu berhasil dikeluarkan tanpa cedera berarti. Jika ada satu hal yang dia derita, itu hanya rasa malu.

“Awalnya kami sangat khawatir, tapi sekarang kami semua menganggap kejadian ini begitu lucu. Dia sangat ingin memenangkan petak umpet dan lihat apa yang terjadi,” ungkap Nicole.

Waduh, Terlalu Banyak Curhat Ternyata ada Efek Negatifnya

Berkeluh kesah dengan teman saat menghadapi masalah, memang membuat perasaan lebih baik. Kehadiran seorang teman dianggap mampu meredakan hati, karena emosi yang terpendam berhasil dikeluarkan.

Tapi curhat tidak selamanya berdampak positif. Jika terlalu banyak mengungkapkan semua permasalahan pada teman, bukan tidak mungkin membuat masalah justru jadi semakin rumit.

Berikut beberapa kerugian yang akan Anda alami jika terlalu terbuka dengan teman atau sahabat, seperti dikutip iDiva.

Kecanduan
Saat berbagi kekhawatiran dengan teman, Anda akan merasa dekat dan kedekatan intim ini membangun rasa percaya diri. Ini terjadi karena ketika membicarakan sebuah masalah, tubuh akan memicu reaksi kimia di otak yang reaksinya mirip dengan efek mengonsumsi heroin.

Yang artinya, perasaan akan menjadi lebih baik ketika kita mendapatkan dukungan dari orang lain. Menuangkan isi hati kepada sahabat mungkin tampak seperti hal yang wajar. Tetapi ini bukan cara yang bijaksana, karena efek nyaman yang berlebihan akan membuat Anda untuk terus bercerita dan membongkar segala sesuatunya tentang diri Anda.

Menambah masalah

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Missouri, kecenderungan wanita curhat secara berlebihan dan terus-menerus, hanya akan membuat masalah mereka semakin membesar.

Ini disebabkan karena rasa khawatir membuat mereka terjebak dalam pikiran negatif, yang kemudian menjadi rasa panik, depresi dan stres. Bahkan dalam kasus-kasus tertentu, ini dapat berubah menjadi kecemasan emosional yang tidak sehat.

Makin membuat cemas

Saat membicarakan masalah, sulit untuk menempatkan dua sudut pandang masalah secara bersamaan. Sehingga dengan membicarakannya terus menerus, akan membuat Anda dan teman-teman Anda merasa tidak nyaman. Karena saat membicarakan masalah, ada kecenderungan menganalisa situasi secara berlebihan.

Menularkan emosi negatif pada orang lain

Fenomena ini sangat umum di antara wanita, psikolog menyebutnya 'penularan emosi perilaku' atau 'kecemasan menular', di mana pikiran-pikiran negatif seseorang dapat mempengaruhi suasana hati orang lain. Percaya atau tidak, penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang terus-menerus berhubungan dengan orang lain yang menderita depresi, cenderung ikut menjadi depresi.